• Privacy Policy
  • Tentang Asrinesia
  • Hubungi Kami
Wednesday, 21 January 2026
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
No Result
View All Result
asrinesia
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Wisatawan sedang menari tarian Bonet

Nuansa Baru Dalam Uji Trail Paket Wisata Budaya di Timor Tengah Selatan – NTT

Didan Sardjono by Didan Sardjono
16 July 2019
in Pariwisata
0
159
VIEWS
Share on Facebook

Wisatawan sedang menari tarian Bonet

Asrinesia.com – Nuansa baru pada Uji Trail Paket Wisata Budaya di Timor Tengah Selatan – NTT,  yang diselenggarakan tanggal 12 – 13 Juli 2019 di Kapan – Soe dan Fatumnasi – Mollo, TTS – NTT, mendapat sambutan hangat dari wisatawan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia diisi dengan Workshop pangan lokal dan fermentasi buah lokal, di Lakoat Kujawas, menikmati Lopo Mutis dan menghadiri Pesta Panen Feset Tohalat Mollo di Mutis, Timor Tengah Selatan – NTT.

Kegiatan ini juga melibatkan Tim Percepatan Wisata Sejarah Religi Tradisi dan Seni Budaya, yang membantu memonitoring dan mengevaluasi kegiatan Uji Trail ini.

Uji Trail pertama berupa paket baru dengan judul Mnahat Fe’u/Heritage Trail, yaitu mengolah hasil panen menjadi suatu yang baru.  Paket ini diproduksi oleh Komunitas Lakoat Kujawas, yang diketuai oleh Dicky Senda, anak muda asli dari wilayah Soe yang peduli dan memanfaatkan produk wisata yang ada di daerahnya dengan memberdayakan masyarakat disekitarnya mengajarkan, mengolah potensi produk yang dihasilkan wilayahnya menjadi sebuah produk wisata layak jual  dan mengemasnya menjadi paket wisata.

Kegiatan, dipusatkan di satu titik yakni di basecamp komunitas, diisi dengan beberapa workshop kecil, yang fokus ke pangan/kuliner orang Mollo dan peranakan Cina Mollo. Teknik teknik pengolahan makanan lokal mulai dari fermentasi, pengasapan, pengeringan, asinan, manisan, dll. Disini dijelaskan  proses fermentasi dari buah buahan yang ada di Mollo, seperti buah Lakoat, belimbing, jambu, jeruk yang diolah menjadi sambal kulit jeruk, minuman dan manisan. Diterangkan dari proses pembuatan hingga latar belakang sejarah budayanya.

Selain itu juga para wisatawan diajak melihat  koleksi komunitas sebagai ruang arsip sejarah budaya Mollo, beberapa koleksi foto, buku, film serta atraksi menenun dari anak anak Mollo. Ada juga penyambutan wisatawan secara tradisional dengan menggunakan bahasa lokal dan menyuguhkan welcome drink berupa olahan Jahe, Kopi dan kulit kopi.

Menikmati hidangan tradisional Mollo

Wisatawan diajak menari bersama tarian Bonet yaitu tarian yang bercerita tentang berkebun dari mulai masa tanam sampai panen, tarian ini adalah khas suku Dawan, Menyanyi dan Menari sambil bersyair, tarian syukur pesta panen, dengan syair bahasa lokal, sejenis pantun yang saling bersahut-sahutan, membentuk lingkaran sambil berpegang tangan dan bernyanyi diiringi irama dari lesung yang digunakan untuk menumbuk padi.

Terakhir wisatawan disuguhkan tata cara makan tradisional adat Mollo dengan hidangan dan makanan tradisional hasil olahan Lakoat Kujawas, dengan peralatan makan ramah lingkungan yang diproduksi sendiri oleh mereka.

Secara umum paket yang ditampilkan sudah bagus, mengedukasi dan sudah melibatkan wisatawan pada tiap kegiatannya.

Setelah itu para wisatawan melanjutkan Uji Trailnya ke homestay Lopo Mutis di Fatumnase, yang berada di bawah kaki gunung Mutis. Lopo Mutis ini milik ketua adat bernama Mateos Anin (80), merangkap kepala Badan Pengawas Desa sekaligus Pemangku Adat.

Sesampainya di tempat, wisatawan disambut secara adat dengan bahasa Dawan, diiringi musik khas Mollo, pengalungan selendang motif tenun khas Mollo dan menari bersama, sebagai ucapan selamat datang.

Penginapan di Lopo Mutis, merupakan homestay berbentuk Rumah Adat Suku Mollo, dengan nuansa tradional dengan fasilitas yang masih terbatas tanpa TV, air panas dan penghangat kamar, namun cukup menyenangkan untuk wisatawan yang ingin merasakan sensasi menginap.

Suasana di dalam Lopo yang diisi dengan tiga tempat idur sederhana

Di kawasan seluas 2100 meter persegi dengan lansekap yang menawan ini berdiri 10 homestay tradisional berbentuk bundar dan masing masing berukuran 3×3 meter. Setiap homestay diisi dengan  3 tempat tidur yang terbuat dari kayu dan bambu. Sedangkan dindingnya memakai bambu agar terasa hangat. Atapnya dari alang alang dan rumput dan lantainya dibiarkan dari tanah.

Homestay berupa Lopo di Mutis

Pintu keluar masuk homestay ini hanya berukuran 70×60 Cm, dengan demikian keluar masuk homestay ini kita harus merunduk dengan alasan, si tamu harus  tunduk kepada aturan tuan rumah, leluhur, alam dan Yang Maha Kuasa.

Homestay yang ada sejak tahun 2010 ini  untuk menjaring para wisatawan  yang hendak menikmati keindahan gunung Mutis.Menurut Anin, homestaynya ini banyak diminati oleh tamunya terutama tamu dari mancanegara

Di kawasan ini terdapat beberapa bagian diantaranya “Rumah Api” tempat bersantap malam. Rumah ini letaknya di belakang tempat penerimaan tamu, berbentuk persegi panjang dilengkapi dengan api unggun sebagai penghangat, karena suhu di Mutis berkisar 10 – 15 derajat.

Wisatawan juga diajak  menikmati Pesta Panen Feset Tohalat Mollo di Mutis, Timor Tengah Selatan – NTT. Pesta ini merupakan acara syukur hasil panen, menampilkan tradisi budaya dikaitkan dengan alam dan lingkungan dan ritual adat meliputi tarian alam dan dikemas dengan budaya di Mollo.

Ritual dalam acara Feset Tohalat Mollo

Acara dimulai dengan ritual, ada beberapa permainan tradisional dan makan adat. Lalu diisi dengan atraksi budaya dari tiap desa, menari, menyanyi, main musik tradisional, menenun dll.

Uji kekuatan merupakan salah satu atraksi tradisional yang dipertontonkan

Acara Feset Tohalat Mollo yang difasilitasi oleh Lembaga adat ini punya visi selain revitalisasi budaya, ada ruang bagi generasi muda Mollo untuk belajar budayanya sendiri, bisa sekalian menjadi program wisata minat khusus yang berbasis komunitas. Juga menghidupkan kembali pesta adat dan ritual yang telah lama hilang.  Ada 6  desa yang tergabung dalam pilot project sekolah budaya ini.

Dengan adanya uji trail ini, tujuannya untuk mencoba pengalaman yang ditawarkan dalam wisata budaya melalui tour operator, peserta bimbingan teknis yang diharapkan dapat layak jual. Produk wisata yang kelak akan siap jual dapat menjadi produk wisata yang dapat dipasarkan baik oleh pelaku melalui market place maupun menjadi bahan produk wisata siap jual melalui program misi pemasaran pariwisata (sales mission) dari Kementerian Pariwisata.

Dengan demikian, Heritage trail merupakan proses revitalisasi dalam sejarah dan budaya yang terdapat di Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang secara berkelanjutan perlu didukung oleh pemangku kepentingan setempat dan pemerintah pusat. Nampaknya hasil uji trail ini sudah dapat menjadi rujukan dalam kesiapan menyusun travel pattern. Demikian dikatakan oleh Oneng Setya Harini,  Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Share64Tweet40Share11Pin14SendShareShareShare2ShareShare
Didan Sardjono

Didan Sardjono

Tulisan Lainnya

Kepri sebagai Gerbang Utama Wisatawan Mancanegara
Berita

Kepri sebagai Gerbang Utama Wisatawan Mancanegara

4 January 2026
Perjalanan Mewah Penuh dengan Romansa
Berita

Perjalanan Mewah Penuh dengan Romansa

31 December 2025
Menemukan Harmoni di Saudi
Berita

Menemukan Harmoni di Saudi

8 December 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hunian Modern Masa Kini

8 March 2022
Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

2 February 2018

Nuansa Lokal Dalam Desain Hunian

16 February 2022

Harmoni Antar Ruang

13 February 2022
Inovasi Terbaru dari King Koil

King Koil Luncurkan Matras Berteknologi Tinggi

5
Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

4
PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

4
ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

4
Amara Group dan Koelnmesse GmbH Umumkan Pameran

Amara Group dan Koelnmesse GmbH Umumkan Pameran

21 January 2026
Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi

Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi

20 January 2026
NEXTHOME by MODENA

NEXTHOME by MODENA

20 January 2026
Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN

Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN

19 January 2026

Berita Terbaru

ICAD, “EARTH SOCIETY”

ICAD, “EARTH SOCIETY”

29 December 2025
Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

12 December 2025
Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

19 November 2025
Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

17 November 2025
Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

6 November 2025
Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

3 November 2025

Stay Connected

  • 56.2k Followers
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest
asrinesia

ISSN : 9772599245001

Majalah Asrinesia adalah majalah inspiratif, inovatif dan kreatif yang membahas arsitektur, interior, taman, seni, budaya, lingkungan, dan pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Arsitektur
  • Berita
  • Interior
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Seni & Budaya
  • Sketsa
  • Taman
  • Umum

Beli Majalah Asrinesia

  • Beli di Tokopedia
ARCH:ID 2026

©2025 Asrinesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine

©2025 Asrinesia