• Privacy Policy
  • Tentang Asrinesia
  • Hubungi Kami
Wednesday, 4 March 2026
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
No Result
View All Result
asrinesia
No Result
View All Result
Home Berita

Fortress, Pengganti Pintu Rumah Konvensional

Didan Sardjono by Didan Sardjono
16 March 2019
in Berita
0
152
VIEWS
Share on Facebook


Asrinesia.com – PT Jaya Bersama Saputra Perkasa memperkenalkan pintu rumah berbahan baja Fortress yang dirancang menyerupai material kayu solid di ajang Megabuild Indonesia yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta, pada 14 -17 Maret 2019.

Produk inovatif yang ditawarkan adalah pintu baja untuk bangunan rumah, apartemen, perkantoran, dan komersial. Di Indonesia, kehadiran pintu baja yang merupakan alternatif pengganti pintu rumah konvensional,  sejak 2003.

Produk pintu rumah tersebut tersebut dibuat sebagai alternatif pengganti pintu rumah berbahan kayu. Pintu baja Fortress dipasarkan dalam tujuh motif serupa dengan urat kayu dan memiliki dua varian warna pilihan, yakni putih dan aksen warna natural kayu. Untuk mendapatkan motif kayu alami, pintu baja tersebut melalui proses akhir atau finishing dengan teknologi heat transferred printing, sehingga secara penampilan pintu memiliki motif seperti urat kayu alami.

Jon, Business Development Fortress mengungkapkan, “Kami memiliki tiga treatment finishing. Pertama, phosphorized untuk anti karat. Kedua, powder coatinguntuk mengeluarkan warna dasarnya. Ketiga, kami menggunakan finishing heat transferred printing untuk mendapatkan motif seperti kayu alami. Jadi itu bukan tempelan yang bisa copot,” tutur Jon di sambil memperlihatkan  aplikasi pintu pintu tersebut di booth Fortress.

Pintu Fortress dibuat dengan material panel plat baja yang memiliki ketebalan 0,6 mm dan plat pada bagian kusen mencapai 0,8 mm. Ketebalan tersebut, membuat pintu Fortress lebih tahan, namun sekaligus memiliki bobot yang relatif ringan untuk ukuran material baja.

“Pintu baja ini tergolong ringan, beratnya hanya 35 kg. Untuk spesifikasi produknya, lebar 90 cm untuk pintu single. Lalu, 150 cm untuk jenis double door. Sedangkan untuk tingginya, ada yang 210 cm dan 230  cm. Pengguna tidak perlu khawatir akan keamanan produk tersebut. Hal itu dikarenakan pintu Fortress dilengkapi ABlock System Computer Key. Ungkap Jon.

Lebih jauh Jon mengatakan, “Kita tidak perlut takut kunci akan diduplikat atau digunakan orang. Karena di antara kunci cadangan yang diberikan, ada satu kunci pengubah pola. Begitu anak kunci dimasukan dan diputar, maka otomatis akan mengubah pola, sehingga kunci yang hilang tidak bisa digunakan lagi,”

Fortress memberikan garansi 2 tahun, yang meliputi finishing dan jaminan penggantian spare part. Hingga saat ini,  produk pintu baja tersebut sudah terpasang di beberapa perumahan di Jakarta dan Bekasi.

Share61Tweet38Share11Pin14SendShareShareShare2ShareShare
Didan Sardjono

Didan Sardjono

Tulisan Lainnya

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Dibuka
Berita

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Dibuka

4 March 2026
Ramadan Bersama Fitur Schedules Philips Smart LED
Berita

Ramadan Bersama Fitur Schedules Philips Smart LED

3 March 2026
VIVERE dan IDEMU Luncurkan FLUX & OMERA
Berita

VIVERE dan IDEMU Luncurkan FLUX & OMERA

2 March 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hunian Modern Masa Kini

8 March 2022
Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

2 February 2018

Nuansa Lokal Dalam Desain Hunian

16 February 2022

Harmoni Antar Ruang

13 February 2022
Inovasi Terbaru dari King Koil

King Koil Luncurkan Matras Berteknologi Tinggi

5
Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

4
PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

4
ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

4
ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Dibuka

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Dibuka

4 March 2026
Ramadan Bersama Fitur Schedules Philips Smart LED

Ramadan Bersama Fitur Schedules Philips Smart LED

3 March 2026
VIVERE dan IDEMU Luncurkan FLUX & OMERA

VIVERE dan IDEMU Luncurkan FLUX & OMERA

2 March 2026
Sensio Nexahome Indonesia Bidik Properti Pintar Berkelanjutan Nasional

Sensio Nexahome Indonesia Bidik Properti Pintar Berkelanjutan Nasional

1 March 2026

Berita Terbaru

ICAD, “EARTH SOCIETY”

ICAD, “EARTH SOCIETY”

29 December 2025
Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

12 December 2025
Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

19 November 2025
Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

17 November 2025
Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

6 November 2025
Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

3 November 2025

Stay Connected

  • 56.2k Followers
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest
asrinesia

ISSN : 9772599245001

Majalah Asrinesia adalah majalah inspiratif, inovatif dan kreatif yang membahas arsitektur, interior, taman, seni, budaya, lingkungan, dan pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Arsitektur
  • Berita
  • Interior
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Seni & Budaya
  • Sketsa
  • Taman
  • Umum

Beli Majalah Asrinesia

  • Beli di Tokopedia
ARCH:ID 2026

©2025 Asrinesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine

©2025 Asrinesia