Asrinesia.com – Memasuki periode seleksi perguruan tinggi, banyak calon mahasiswa mulai bersiap merantau ke berbagai kota. Selain memilih kampus, mencari kost atau rumah sewa menjadi langkah awal untuk memulai hidup mandiri.
Dalam proses memilih, perhatian utama biasanya tertuju pada kamar tidur atau kamar utama. Kamar mandi sering dianggap cukup selama masih bisa digunakan, padahal akan dipakai setiap hari. Di banyak hunian sewa, ruang kamar mandi memang terbatas, ditambah lagi, penghuni biasanya tidak bisa banyak mengubah ruang.
“Generasi muda saat ini sebenarnya cukup adaptif dalam menata ruang, termasuk ketika mulai tinggal sendiri. Namun, kamar mandi sering kali belum diperlakukan sebagai bagian dari pengalaman tinggal yang utuh. Padahal, kamar mandi yang tidak tertata dapat memengaruhi bagaimana seseorang menjalani rutinitasnya, mulai dari efisiensi gerak hingga rasa nyaman yang dirasakan setiap hari,” ujar Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia.
Baca juga : MR.D.I.Y. Indonesia Tembus 1.300 Toko
Berangkat dari kondisi tersebut, IKEA Indonesia memiliki solusi sederhana yang bisa diterapkan dengan mudah. Seperti mengosongkan area lantai untuk ruang yang Lebih lega dan aman.
Salah satu tantangan terbesar di hunian sewa adalah keterbatasan untuk melakukan perubahan permanen. Aturan seperti larangan mengebor atau mengubah struktur ruang kerap membuat penghuni tidak memiliki banyak pilihan selain menggunakan ruang apa adanya. Untuk mengatasi tantangan tersebut, berbagai solusi non-permanen dan fleksibel menjadi semakin dibutuhkan. Solusi ini tidak hanya praktis dan fleksibel, tetapi juga membuat kamar mandi nyaman tanpa melanggar aturan hunian.
Lalu, maksimalkan sudut dan sela untuk tambah kapasitas tanpa membebani ruang. Ruang sempit sering kali dianggap tidak cukup untuk menampung kebutuhan penyimpanan yang terus bertambah. Padahal, banyak area yang sebenarnya bisa dimanfaatkan secara optimal, seperti sudut atau sela di antara elemen yang sudah ada.
Baca juga : Rayakan Usia Ke- 56 Tahun, Sharp Indonesia Adakan “Run for the Future”
Solusi Praktis untuk Kamar Mandi Bersama pun perlu diperhatikan. Dalam banyak kasus, kamar mandi masih digunakan bersama dengan penghuni lain, sehingga kebutuhan untuk menyimpan dan memindahkan barang menjadi lebih kompleks. Tanpa sistem penyimpanan yang jelas, barang mudah tercampur, sulit ditemukan, atau bahkan tertinggal saat dibutuhkan.
Sejalan dengan semangat kampanye “Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi” IKEA mengajak masyarakat untuk tidak lagi menghabiskan waktu “mencari-cari” dalam keseharian, tetapi mulai menata ruang agar setiap aktivitas terasa lebih efisien dan nyaman.
“Perjalanan merantau adalah awal dari banyak pengalaman baru. Kami ingin menjadi bagian dari proses tersebut dengan menghadirkan solusi yang membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman dan mendukung keseharian tersebut,” tutup Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.






















