7 tips sederhana untuk yang ingin bekerja di rumah dengan lebih nyaman dan tetap produktif.
Asrinesia.com – Kebijakan Work from Home (WFH) atau kerja dari rumah kembali mencuri perhatian setelah pemerintah menetapkan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat.
Bagi sebagian orang, tantangan WFH bukan hanya ketersediaan ruang, tetapi ritme rumah yang hidup seperti anak yang butuh ditemani, lalu-lalang anggota keluarga, aktivitas domestik, hingga kebisingan sehari-hari. Menurut Melina Ardianti Hadiatmodjo, Interior Design Manager IKEA Indonesia, kebiasaan bekerja dari rumah saat ini berbeda jauh dari masa pandemi.
“Dulu WFH muncul karena keharusan, jadi apa pun bisa dijadikan ruang kerja dadakan. Sekarang WFH lebih seperti bonus yang datang sekali-sekali, sehingga perlu menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor,” ujar Melina.
Baca juga : Sinar Mas Land Raih Penghargaan Global Brand Awards 2026
Melina menambahkan bahwa banyak keluarga sebenarnya sudah menemukan titik kerja mereka sendiri, di meja belajar anak, dekat jendela, atau di area yang bisa diberi tirai sebagai pembatas. Namun, menurutnya, ada hal-hal dasar yang tetap penting diingat.

“Yang sering terlupa adalah kenyamanan jangka panjang. Hindari bekerja di tempat tidur karena tubuh akan mudah merasa mengantuk, pastikan posisi duduk ditopang dengan baik, dan tambahkan penopang sederhana seperti cushion atau meja lipat bila diperlukan,” jelasnya.
“Para Ibu khususnya cenderung lebih cepat beradaptasi. Mereka bisa membedakan kapan ruang dipakai bekerja dan kapan dipakai untuk kegiatan lain. Yang dibutuhkan hanya pengingat kecil, yaitu cek dulu apakah kursi dan meja di rumah cukup mendukung aktivitas kerja,” tambah Melina.
Baca juga : Standar Baru Elegansi dan Keamanan Dalam Desain Hunian Modern
Dengan pola kerja yang semakin fleksibel, menata ruang agar mendukung fokus dan kenyamanan menjadi semakin penting. Berikut tujuh cara sederhana yang dapat membantu membuat kegiatan WFH terasa lebih tenang, nyaman, dan tetap produktif.
1.Tentukan Sudut Kerja yang Paling Mendukung Fokus
Ruangan khusus untuk bekerja, bisa sudut kecil di ruang keluarga, area dekat jendela, atau meja yang biasanya hanya dipakai menaruh dekorasi. Dengan kursi yang nyaman dan pencahayaan yang tepat, sudut kecil seperti ini bisa bekerja seefektif meja kantor.
2.Buat Pembeda Sederhana antara Area Kerja dan Area Santai
Banyak rumah menggabungkan ruang makan, ruang keluarga, dan ruang kerja dalam satu area besar. Adanya pembeda kecil dapat membantu otak untuk “ganti mode”. Karpet kecil, meja lipat, atau bahkan perubahan arah duduk bisa membantu memberi batas visual.
3.Gunakan Pencahayaan yang Membantu Konsentrasi
Bila bekerja di area yang agak gelap, cukup tambahkan lampu meja atau lampu lantai sederhana. Arah cahaya yang bisa diatur akan mengurangi silau pada layar, terutama bila bekerja di meja makan atau sofa. Pencahayaan yang tepat bukan hanya membuat ruangan lebih terang, tapi juga membangun suasana kerja yang lebih tenang dan fokus.
4.Atur Posisi Duduk Agar Tubuh Tidak Mudah Lelah
Bekerja dengan nyaman tidak selalu membutuhkan kursi kantor khusus. Banyak orang bekerja di sofa, bangku panjang, atau bahkan lantai dengan meja lipat. Tidak masalah, selama ada penopang punggung dan posisi duduk tidak membuat tubuh kaku. Bantal kecil bisa membantu memperbaiki postur, sedangkan footrest sederhana membuat duduk lebih rileks.
5.Kelola Kebisingan dengan Cara yang Paling Realistis untuk Rumah Anda
Rumah tidak selalu tenang, mulai dari suara kendaraan, anak bermain, penjual makanan keliling, tukang sayur langganan, kurir paket, hingga aktivitas penghuni lain. Bila bekerja di area terbuka seperti teras, pilih waktu yang lebih sepi. informasikan jadwal rapat online pada anggota keluarga lain. Pendekatan seperti ini dapat membuat alur kerja lebih lancar tanpa harus mengubah tata rumah.
6.Simpan Barang yang Tidak Terpakai agar Area Kerja Tetap Rapi
Agar area kerja tetap rapi, pastikan barang yang dibutuhkan ada di sudutnya. Alat tulis, kabel, dan dokumen bisa disimpan dalam tempat khusus agar tidak memenuhi meja. Manfaatkan rak dinding, wadah penyimpanan portable, atau troli kecil yang mudah dipindahkan dari meja makan ke pojok ruangan apabila kamu sudah selesai bekerja.
7.Bangun Rutinitas Kecil untuk Memulai dan Mengakhiri Hari Kerja
WFH sering membuat batas waktu kerja menjadi kabur. Karena itu, rutinitas kecil bisa membantu menandai awal dan akhir hari. Misalnya menata meja selama satu menit sebelum mulai, membuat minuman favorit, atau memutar playlist tertentu sebagai sinyal “hari kerja dimulai”.

“Kami memahami bahwa setiap rumah punya tantangannya sendiri. Karena itu, kami ingin membantu masyarakat menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan, agar kegiatan bekerja dari rumah bisa lebih nyaman dan seimbang,” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.
Dengan kebutuhan bekerja dari rumah yang terus berkembang, IKEA Indonesia menyediakan beragam inspirasi penataan ruang yang dapat disesuaikan dengan ukuran dan kebiasaan setiap rumah. Melalui penataan yang tepat, rumah tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga ruang yang mendukung berbagai aktivitas, termasuk bekerja.






















