• Privacy Policy
  • Tentang Asrinesia
  • Hubungi Kami
Wednesday, 11 February 2026
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
No Result
View All Result
asrinesia
No Result
View All Result
Home Arsitektur

Hunian Resor Bergaya Kolonial

Redaksi Asrinesia by Redaksi Asrinesia
6 July 2020
in Arsitektur
0
1.1k
VIEWS
Share on Facebook

Saya mau rumah “Jadul”… Itu inti kalimat pertama yang ditangkap pada saat sang pemilik menerangkan keinginan untuk membangun rumah barunya. Rumah yang ingin ditinggali bersama keluarganya sampai hari tua, rumah yang dapat menciptakan suasana berbeda di tengah hiruk-pikuknya kota Jakarta.  

Kawasan Menteng menjadi referensi yang sesuai untuk lebih memahami rasa rumah jadul itu. Arsitektur bergaya kolonial diyakini menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi keinginan sang pemilik. Bentuk dan proporsi bangunan yang berpadu-padan dengan profil sederhana, dinding roster, lubang angin, tralis, marmer serta tegel adalah elemen-elemen yang mudah dikenali pada bangunan bergaya kolonial. Tidak ketinggalan penggunaan pasir granit yang menjadi ciri khas material yang digunakan pada rumah jadul. Kesemuanya ini menjadi ide awal yang perlu digodok untuk menghasilkan suatu komposisi desain yang pas di lahan berbentuk trapesium seluas 1.100m2

 

Proses desain pun dimulai, namun tantangan untuk memenuhi keinginan sang pemilik tidak hanya sampai di sini.  Koleksi furnitur dan ornamen antik dan favorit peninggalan orangtua akan menghiasi ruang dalamnya, ditambah dengan furnitur ala resor dari Box Living yang saling melengkapi. Setiap barang sudah dialokasikan sesuai dengan fungsi dan peruntukannya dari awal, sampai-sampai dimensi dan bentuk ruang pun dapat mengacu pada kebutuhan penempatan barang tersebut. It’s a whole package, merencanakan suatu bangunan sampai dengan isi dalamnya, yang kali ini membutuhkan bangunan seluas 800m2 untuk memenuhi kebutuhan sang pemilik.

Keterbukaan namun memiliki batasan… Adalah hal yang tersirat pada saat orang melihat bangunan ini. Diambil dari kesan yang didapat saat bertemu dengan sang pemilik, rasa hangat menyambut serta canda tawa membawa pengaruh besar di dalam penataan massa bangunan. Nuansa resor yang teduh, santai, dan didominasi banyak ruang terbuka terbentuk dari penataan massa bangunan yang terpisah dengan adanya permainan level serta ketinggian.  Kolam renang menjadi unsur pemersatu yang diyakini sebagai oase dari elemen di sekelilingnya. Bay window kamar utama yang terletak di ujung  kolam renang menjadikan sebuah vista yang terelakkan. Sun room berlantaikan tegel kunci bermotif pun siap menyambut tamu dan keluarga.

 

Dibatasi dengan dinding masif bermaterialkan pasir granit antara area penerima dengan area privat tidak memberikan kesan angkuh, perpaduan dengan dinding roster bermotif modern dan juntaian tanaman semakin memperhalus batas transisi kedua area tersebut.

Didukung oleh lansekap yang berpayung pada konsep “tranquility”, diterjemahkan pada sisi demi sisi yang tercipta oleh olah desain arsitektur kolonial dengan suatu karakter tropis yang kuat. Dimana memiliki satu tujuan yang ingin dicapai, yaitu ketenangan menikmati hijau tropis yang royo-royo.

 

Penataan massa bangunan rumah ini diharapkan dapat memenuhi konsep rumah sehat ala arsitektur Belanda, dimana bangunan memiliki jarak dengan  dinding pagar batas.  “Green cooling” tercipta karena jarak di antaranya terisi oleh hijau tanaman. Penempatan lansekap disiasati dengan memanfaatkan green screen disemua sisi yang berjarak tadi semaksimal mungkin. 

Keterbukaan yang tersirat menjadi suatu keunikan tersendiri dengan adanya kolaborasi arsitek dan arsitek lansekap, dimana diterapkannya “breathable fence wall”… Ya..kami mampu bersepakat secara bijak.

Hunian berkonsep resor tentu saja tidak terlepas dengan adanya permainan pencahayaan, dimana saat matahari mulai tenggelam, tercipta atmosfer baru dari keseluruhan desain dan elemen yang saling melengkapi.  Permainan pada skenario pencahayaan diciptakan untuk memberikan ambience cozy dan calm pada hunian ini. Intensitas dan prioritas area pencahayaan dipilih untuk mengurangi kontras yang berlebihan agar nyaman bagi pengguna dan memberikan aksen lembut pada elemen-elemen arsitektural dan lansekap.

Hampir 2 tahun sang pemilik menanti… senyum puas akhirnya tergambarkan pada raut wajah.  Rumah Kemang Dalam yang bernuansa resor akhirnya siap untuk menjadi awal cerita baru bagi pasangan suami istri yang memiliki 2 anak remaja.

 

Penulis : @hellomanthra
Architect and Interior Designer : @hellomanthra  @bayuaruum @shanty_suryo @gitasaraswatie
Lighting Consultant : KLD @kldesign.id
Lanscape Consultant : Pesona Selaras Indonesia @pesona.selaras.indonesia
Photografer in house : @hellomanthra

Share421Tweet263Share74Pin260SendShareShareShare11ShareShare
Redaksi Asrinesia

Redaksi Asrinesia

Tulisan Lainnya

Seminar dan Workshop Green Architecture #18, Bersama 11 PTS
Arsitektur

Seminar dan Workshop Green Architecture #18, Bersama 11 PTS

20 December 2025
Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern
Arsitektur

Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

12 December 2025
Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural
Arsitektur

Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

17 November 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hunian Modern Masa Kini

8 March 2022
Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

2 February 2018

Nuansa Lokal Dalam Desain Hunian

16 February 2022

Harmoni Antar Ruang

13 February 2022
Inovasi Terbaru dari King Koil

King Koil Luncurkan Matras Berteknologi Tinggi

5
Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

4
PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

4
ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

4
Kulkas LG Premium, InstaView Multi-Door dengan Auto Ice Maker

Kulkas LG Premium, InstaView Multi-Door dengan Auto Ice Maker

10 February 2026
Topping-Off KoenoKoeni Hotel Semarang

Topping-Off KoenoKoeni Hotel Semarang

10 February 2026
BCA Expoversary Pontianak 2026

BCA Expoversary Pontianak 2026

10 February 2026
Optimistis KPR Tumbuh, BCA Ungkap Strateginya

Optimistis KPR Tumbuh, BCA Ungkap Strateginya

10 February 2026

Berita Terbaru

ICAD, “EARTH SOCIETY”

ICAD, “EARTH SOCIETY”

29 December 2025
Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

12 December 2025
Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

19 November 2025
Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

17 November 2025
Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

6 November 2025
Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

3 November 2025

Stay Connected

  • 56.2k Followers
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest
asrinesia

ISSN : 9772599245001

Majalah Asrinesia adalah majalah inspiratif, inovatif dan kreatif yang membahas arsitektur, interior, taman, seni, budaya, lingkungan, dan pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Arsitektur
  • Berita
  • Interior
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Seni & Budaya
  • Sketsa
  • Taman
  • Umum

Beli Majalah Asrinesia

  • Beli di Tokopedia
ARCH:ID 2026

©2025 Asrinesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine

©2025 Asrinesia