• Privacy Policy
  • Tentang Asrinesia
  • Hubungi Kami
Wednesday, 21 January 2026
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
No Result
View All Result
asrinesia
No Result
View All Result
Home Pariwisata
Kampung Warna Warni

Kampung Warna Warni

Redaksi Asrinesia by Redaksi Asrinesia
24 April 2018
in Pariwisata
0
275
VIEWS
Share on Facebook

Malang mempunyai destinasi wisata baru yaitu ‘kampung tematik’ berupa Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi. Kedua kampung itu sudah menjadi tujuan wisatawan dan menjadi salah satu ikon wisata kota Malang yang terletak di kelurahan Jodipan dan kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kampung Jodipan dipercantik dengan cat berbagai warna, sehingga tampak warna warni dan dikenal dengan Kampung Warna Warni. Sedangkan kampung Tridi, tiga dimensi (3G), karena sebagaian besar bangunan rumahnya digambar tiga dimensi bertema satwa, bangunan kuno, flora, super hero, wayang dan banyak lagi.

Hampir semua tembok rumah warga dicat dengan kombinasi warna yang mencolok mata dan dilukis sehingga menarik banyak warga mengunjungi kedua kampung yang berada di pinggir sungai Brantas. Bahkan, sejumlah turis asing juga sudah sempat mengunjungi kampung tersebut dan dibuat kagum.
Warga yang masuk ke kampung ini dikenai retribusi sebesar Rp 2.000 per orang dan bebas berkeliling menikmati pemadangan yang ada di lorong lorong rumah yang artistik, bersih dan indah. Jangan khawatir kelaparan atau kehausan, karena bisa juga menikmati makanan-minuman yang dijual oleh penduduk sekitar.

Kampung tematik ini terinspirasi dari kampung yang ada di Rio De Janeiro, Brazil seperti diceritakan oleh penduduk setempat kepada oang yang ingin tahu tentang kampung ini. Berawal dari sekelompok mahasiswa yang menggandeng perusahaan cat di Malang untuk mengubah kampung yang awalnya kumuh menjadi Kampung Warna Warni.

Untuk menyatukan kampung yang dibelah oleh aliran Sungai Brantas itu, Pemerintah Kota Malang membangun jembatan di atas Sungai Brantas yang menghubungkan antara masyarakat Kesatrian dan Jodipan. Jembatan gantung ini khusus untuk pejalan kaki ini diberi nama Jembatan Kaca Ngalam Indonesia. Berfungsi untuk menikmati pemandangan dari atas yang disebut-sebut mirip dengan jembatan kaca di Zhangjiajie, China. Diresmikan langsung oleh Wali Kota Malang M Anton, dan sejak saat itu jembatan itu menjadi spot foto bagi para wisatawan.

Jembatan didesain oleh mahasiswa teknik sipil Universitas Muhamaddiyah Malang, dengan model jembatan gantung. Berwarna kuning emas dengan panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter bergantung pada ketinggian 9,5 meter.

Meski namanya jembatan kaca, tidak seluruh lantai jembatan terbuat dari kaca. Ada sebagian lantai yang sengaja tidak dibuat dari kaca karena alasan keamanan.

Penulis dan Foto: Didan N. Sardjono

Share110Tweet69Share19Pin25SendShareShareShare3ShareShare
Redaksi Asrinesia

Redaksi Asrinesia

Tulisan Lainnya

Kepri sebagai Gerbang Utama Wisatawan Mancanegara
Berita

Kepri sebagai Gerbang Utama Wisatawan Mancanegara

4 January 2026
Perjalanan Mewah Penuh dengan Romansa
Berita

Perjalanan Mewah Penuh dengan Romansa

31 December 2025
Menemukan Harmoni di Saudi
Berita

Menemukan Harmoni di Saudi

8 December 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hunian Modern Masa Kini

8 March 2022
Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

2 February 2018

Nuansa Lokal Dalam Desain Hunian

16 February 2022

Harmoni Antar Ruang

13 February 2022
Inovasi Terbaru dari King Koil

King Koil Luncurkan Matras Berteknologi Tinggi

5
Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

4
PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

4
ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

4
Amara Group dan Koelnmesse GmbH Umumkan Pameran

Amara Group dan Koelnmesse GmbH Umumkan Pameran

21 January 2026
Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi

Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi

20 January 2026
NEXTHOME by MODENA

NEXTHOME by MODENA

20 January 2026
Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN

Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN

19 January 2026

Berita Terbaru

ICAD, “EARTH SOCIETY”

ICAD, “EARTH SOCIETY”

29 December 2025
Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

12 December 2025
Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

19 November 2025
Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

17 November 2025
Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

6 November 2025
Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

3 November 2025

Stay Connected

  • 56.2k Followers
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest
asrinesia

ISSN : 9772599245001

Majalah Asrinesia adalah majalah inspiratif, inovatif dan kreatif yang membahas arsitektur, interior, taman, seni, budaya, lingkungan, dan pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Arsitektur
  • Berita
  • Interior
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Seni & Budaya
  • Sketsa
  • Taman
  • Umum

Beli Majalah Asrinesia

  • Beli di Tokopedia
ARCH:ID 2026

©2025 Asrinesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine

©2025 Asrinesia