Asrinesia.com – miratap Indonesia mengumumkan kolaborasinya dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta, yang mengarah pada filosofi “Everlasting Design”.
Kolaborasi ini bertujuan untuk mematangkan visi para desainer dengan menghadirkan sentuhan minimalis khas Jepang sebagai penyeimbang yang sempurna bagi elemen-elemen organik, sehingga menghasilkan desain akhir yang tidak lekang oleh waktu dan berkesan.
Insight pasar terkini menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam definisi kualitas premium dan kenyamanan di hunian serta ruang komersial di Indonesia. Tren 2026 meninggalkan konsep yang bersifat sementara dan lebih mengedepankan keseimbangan antara fungsionalitas, integritas material, serta daya tahan jangka panjang.
Baca juga : Gaya Hidup, Cara Anak Muda Mengelola Keuangan di 2026
Secara visual, tren ini diwujudkan melalui penggunaan palet warna natural dan elemen organik yang lembut, dipertegas dengan aksen kuat yang memberikan karakter dan kekokohan visual.

Perubahan estetika ini sangat sejalan dengan DNA miratap. Dikenal dengan gaya desain minimalis Jepang serta kualitas unggul pada produk peralatan rumah tangga seperti kitchen set, wastafel, pintu, lemari, hingga aksesoris, miratap menghadirkan aksen kuat yang dibutuhkan untuk mengimbangi elemen natural dan lembut yang tengah populer dalam desain masa kini.
Menurut Yasuyuki Nakanishi, Marketing Advisor PT Hou-Tech Trading (HTT), kolaborasi dengan HDII merupakan momentum penting dalam strategi jangka panjang perusahaan di Indonesia. “Ini bukan sekadar memperkenalkan produk, melainkan tentang menanamkan elemen yang tepat ke dalam desain dan kreativitas,” ujar Nakanishi.
Baca juga : ROMAN Luncurkan Xtra 100×100
Momentum ini semakin diperkuat oleh pandangan Aria Sradha, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta, terkait dinamika pasar yang terus berubah. “Kami menyaksikan transformasi selera konsumen di seluruh Indonesia. Klien tidak lagi hanya bertanya tentang tampilan yang menarik, tetapi juga menuntut fungsionalitas dan daya tahan yang dapat bertahan hingga puluhan tahun. Kami melihat miratap sebagai merek yang dapat kami andalkan,” jelas Aria.
Pandangan tersebut selaras dengan pengalaman Eric Swidja, Principal Designer Colony Design, yang mengamati tren penggunaan material stainless steel yang terus meningkat di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan riset kami, produk berbahan stainless steel menunjukkan tren peningkatan di Indonesia. Sebagai merek asal Jepang, miratap sangat relevan dalam menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Eric. Ia juga menekankan bahwa daya tahan menjadi faktor kunci, terutama dalam menghadapi kondisi iklim Indonesia.
Baca juga : Metland Lakukan Tutup Atap Metland Smara Hotel Bekasi
Sementara itu, Muhammad Sagitha, Principal Designer ArMSchitecture, menyoroti pentingnya penguasaan dalam menciptakan produk bernilai jangka panjang. “Ketika sesuatu dikerjakan dengan fokus, konsistensi, dan keberlanjutan, hasilnya adalah produk yang benar-benar tahan lama. Produk impor Jepang seperti miratap menunjukkan presisi tinggi, fokus kuat pada kualitas, serta desain yang mampu bertahan melampaui waktu,” ungkapnya.
Melalui desain peraih penghargaan internasional, miratap terus berkomitmen untuk mendukung para desainer interior dan arsitek Indonesia dalam memenangkan hati konsumen serta mengangkat nilai visual ruang menjadi desain yang berharga dan timeless.
“Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi berkelanjutan dengan asosiasi desain interior dan para pemangku kepentingan industri guna memperkuat posisi miratap sebagai referensi utama dalam menciptakan ruang yang tahan terhadap perubahan zaman. Kami berharap dapat terus menghadirkan lebih banyak kolaborasi seperti ini,” tutup Nakanishi.






















