• Privacy Policy
  • Tentang Asrinesia
  • Hubungi Kami
Thursday, 12 February 2026
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
No Result
View All Result
asrinesia
No Result
View All Result
Home Berita

Rekomendasi Panduan Tata Ruang dan Aktifitas Adaptasi Kehidupan Baru

Didan Sardjono by Didan Sardjono
29 April 2021
in Berita
0
104
VIEWS
Share on Facebook

Asrinesia.com – Meski dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi penurunan angka kematian akibat Covid di Indonesia, namun tidak berarti situasi pandemic sudah menurun atau berakhir di negara ini. Terlebih melonjaknya sejumlah kasus di beberapa negara, salah satunya India dalam beberapa waktu belakangan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tim Mitigasi IDI berkolaborasi dengan Sigit Kusumawijaya, seorang arsitek dan  Ahli Rancang Kota sekaligus co-Inisiator Indonesia Berkebun, merancang rekomendasi tata ruang dan tata perilaku adaptasi kehidupan baru. Hasil rekomendasi ini disampaikan dalam diskusi media yang diadakansecara daring pada, 27 April 2021.

Dikatakan oleh Dr Adib Khumaidi, SpOT – Ketua Tim Mitigasi Dokter PB IDI & Ketua Terpilih PB IDI, “Salah satu solusi yang harus kita lakukan supaya tetap aman dan menghindari paparan adalah dengan mengupayakan adaptasi kehidupan baru, bukan hanya dalam protocol namun juga kesiapan ruang yang memungkinkan orang untuk tetap beraktifitas. Melalui diskusi ini, kami mendorong pemerintah dan pimpinan perusahaan/kantor untuk membuat regulasi tata kelola ruang sehingga ada proses pengawasan yang dilakukan dan semua aktifitas tetap bias dilakukan tetapi dengan assessment terlebih dahulu oleh Tim pengawasan di setiap daerah dengan melibatkan Satgas Covid daerah.”

Sementara itu Dr dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV, MARS selaku Ketua Tim Pedoman dan Protokol dari Tim Mitigasi PB IDI mengatakan bahwa jangan sampai orientasi kita pada ekonomi berisiko pada penguatan kesehatan – bukan hanya Treatment tetapi juga Testing dan Tracing (3T). “Perlu adanya kolaborasi secara ketat mengendalikan agent-nya (SARS-CoV-2 / COVID19), lingkungannya, juga host-nya.”

Rekomendasi tata perilaku yang dianjurkan oleh Tim Mitigasi IDI sesuai dengan referensi dari National Institute for Occupational Safety and Health adalah dengan hierarki pengendalian risiko transmisi infeksi, yakni: Vaksinasi dan 3T (untuk menghilangkan sumber bahaya secara fisik dan mengganti sumber bahaya), V-D-J-S : Ventilasi-Durasi-Jarak-Sirkulasi (untuk mengisolasi orang-orang dari sumber bahaya), 5M : Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Membatasi Mobilitas, Menghindari Kerumunan (untuk mengubah kebiasaan beraktifitas dan bekerja), serta Penggunaan APD bagi para pekerja yang disesuaikan dengan risikonya.

Dalam hal ini Sigit Kusumawijaya mengatakan,  “Pemahaman konsep akan rumah sehat ramah lingkungan diprioritaskan untuk menghindari kesalahpahaman akan anggapan bahwa rumah hijau adalah rumah yang memerlukan biaya perawatan tinggi ataupun rumah yang hanya memiliki banyak lahan hijau, banyak pohon ataupun sekadar dicat hijau. Korelasinya secara tidak langsung yang nyata dirasakan adalah rumah hijau dan sehat dapat signifikan mengurangi beban dari fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia (puskesmas, klinik dan rumah sakit).”

Ditambahkan oleh Sigit, “Dalam kondisi saat ini rumah hijau dan sehat secara nyata dapat membantu mengurangi tingkat penyebaran tertular penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) termasuk memberikan kenyamanan penghuninya selama pandemi Covid-19, dikarenakan walaupun hamper keseluruhan waktu penghuninya berada di dalam rumah, mereka akan tetap dapat merasakan berintensitas dekat dengan alam dan sekitar,”

Manfaat yang dapat dirasakan dengan redesain tata ruang hijau sebagaimana dikatakan Sigit antara lain: Adanya pergantian udara segar yang dapat menghilangkan berbagai polutan (baik dari penguapan racun material rumah ataupun transmisi udara / system pernafasan manusia) di dalam rumah. Selain itu, penghuni juga bias mendapatkan langsung sinar matahari untuk penerangan alami dan manfaat asupan kebutuhan pro vitamin D (sinar matahari), serta manfaat kedekatan dengan alam sebagai bagian dari elemen penyembuhan (self healing) /ketenangan/relaksasi pada penghuni (therapeutic).

“Kami berharap rekomendasi ini bias menjadi rujukan dan masuk dalam régulasi sebagai upaya mengembalikan aktifitas masyarakat agar tidak hanya patuh pada protokol 5M saja tetapi juga memperhatikan tata kelola ruang ini, terutama di ruangan-ruangan tertutup yang lebih berisiko,” tutup dr Adib Khumaidi.

Tags: Adaptasi Kehidupan BaruIDIIndonesia BerkebunPanduan Tata Ruang
Share42Tweet26Share7Pin9SendShareShareShare1ShareShare
Didan Sardjono

Didan Sardjono

Tulisan Lainnya

Kulkas LG Premium, InstaView Multi-Door dengan Auto Ice Maker
Berita

Kulkas LG Premium, InstaView Multi-Door dengan Auto Ice Maker

10 February 2026
Topping-Off KoenoKoeni Hotel Semarang
Berita

Topping-Off KoenoKoeni Hotel Semarang

10 February 2026
BCA Expoversary Pontianak 2026
Berita

BCA Expoversary Pontianak 2026

10 February 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hunian Modern Masa Kini

8 March 2022
Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

2 February 2018

Nuansa Lokal Dalam Desain Hunian

16 February 2022

Harmoni Antar Ruang

13 February 2022
Inovasi Terbaru dari King Koil

King Koil Luncurkan Matras Berteknologi Tinggi

5
Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

4
PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

4
ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

4
Kulkas LG Premium, InstaView Multi-Door dengan Auto Ice Maker

Kulkas LG Premium, InstaView Multi-Door dengan Auto Ice Maker

10 February 2026
Topping-Off KoenoKoeni Hotel Semarang

Topping-Off KoenoKoeni Hotel Semarang

10 February 2026
BCA Expoversary Pontianak 2026

BCA Expoversary Pontianak 2026

10 February 2026
Optimistis KPR Tumbuh, BCA Ungkap Strateginya

Optimistis KPR Tumbuh, BCA Ungkap Strateginya

10 February 2026

Berita Terbaru

ICAD, “EARTH SOCIETY”

ICAD, “EARTH SOCIETY”

29 December 2025
Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

12 December 2025
Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

19 November 2025
Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

17 November 2025
Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

6 November 2025
Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

3 November 2025

Stay Connected

  • 56.2k Followers
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest
asrinesia

ISSN : 9772599245001

Majalah Asrinesia adalah majalah inspiratif, inovatif dan kreatif yang membahas arsitektur, interior, taman, seni, budaya, lingkungan, dan pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Arsitektur
  • Berita
  • Interior
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Seni & Budaya
  • Sketsa
  • Taman
  • Umum

Beli Majalah Asrinesia

  • Beli di Tokopedia
ARCH:ID 2026

©2025 Asrinesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine

©2025 Asrinesia