Asrinesia.com – Tebet Eco Park, yang berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan merupakan taman yang terletak di jantung kota. Taman ini, selain untuk rekreasi juga untuk berolahraga karena memiliki jalur lari yang terbentang di sepanjang kawasan taman.
Baru baru ini, suasana Tebet Eco Park berubah menjadi ruang apresiasi seni terbuka bagi para seniman dengan digelarnya Pameran Jakarta Artmospher 2025. Pameran ini menampilkan beragam karya seni rupa dari seniman-seniman berbakat Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia.
Jakarta Artmosphere 2025 menjadi ruang apresiasi bagi para seniman untuk mengekspresikan gagasan kreatif dan memperluas interaksi dengan masyarakat, digelar tanggal 18-26 Oktober 2025.

Acara ini menghadirkan lebih dari 35 seniman dari berbagai daerah di Indonesia dan menampilkan karya seni rupa hingga instalasi yang berpadu harmonis dengan keindahan alam taman kota
Di setiap sudut Tebet Eco Park menjadi ruang berekspresi seniman yang memamerkan karyanya. Karya seni tersebut terpajang berpadu dengan asrinya pepohonan, di sela rimbunnya pepohonan terdapat lukisan dan patung.
Tebet Eco Park dipilih sebagai lokasi kegiatan tersebut untuk mengaktivasi taman Kota sebagai ruang berekspresi seni dan budaya, tempat masyarakat dapat berkreasi, berinteraksi serta mendekatkan seni kepada publik luas.

Pameran seni rupa di ruang terbuka ini merupakan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta bersama SRU_Link sebagai Jaringan Komunitas Pegiat Senirupa yang pembentukannya diinisiasi oleh Alumni FSRD UNS serta seniman dan komunitas dalam menghadirkan ruang publik yang lebih hidup dan edukatif.

Didukung oleh seniman-seniman berbakat dari Asosiasi Pematung Indonesia (Jakarta dan Yogyakarta), Komunitas Seniman Kota, seniman daerah, mahasiswa seni rupa di Jakarta dan daerah.
Pameran dibuka oleh walikota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar yang mengatakan, ” Di taman ini tidak hanya hijau tetapi bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di Jakarta. Dari kegiatan ini, kita berharap menjadikan taman sebagai jembatan antara generasi mudah, madya, hingga senior agar terjadi pertukaran ide, inspirasi lintas generasi.”

Walikota juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan “Jakarta Artmosphere 2025”. “Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai ruang publik lainnya di Jakarta,” katanya
Salah satu seni patung yang dipamerkan adalah patung bernama “Supairdiman” yang berbahan fiberglass, karya Amboro Liring. Patung itu merupakan patung realis meniru tokoh superhero Spiderman namun berpenampilan berbeda.
Selain Supairdiman, Jakarta Artmosphere menampilkan berbagai karya seni seperti patung dan lukisan yang terinspirasi dari isu lingkungan dan kehidupan. Setiap karyanya memberikan makna dan disuguhkan dalam estetika yang indah.
Foto : Yuli Istanto/Jakarta Artmosphere 2025






















