Asrinesia.com – Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia (UKI) melalui Fakultas Tehnik Tehnik Arsitektur menggelar acara Seminar dan Workshop Green Architecture #18, acara bersama 11 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini untuk mengedukasi para mahasiswa agar menjadi arsitek yang tangguh.
Acara yang berlangsung di Kampus UKI pada 10-15 Desember 2025 ini berkolaborsi diikuti oleh 11 Universitas Swasta Jurusan Arsitektur di Jakarta seperti Universitas Borobudur, Universitas Krisnadwipayana, ISTN, Universitas Pancasila, Universitas Bung karno, Universitas Budi luhur, Universitas Mpu tantular, Universitas Trisakti, Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Universitas Persada Indonesia, termasuk UKI.
Setiap Universitas mengirimkan 5 mahasiswanya untuk mengikurti Seminar dan Workshop.
Kolaborasi strategis dengan 11 Universitas ini merupakan bentuk komitmen UKI untuk menghadirkan solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan terhadap peran arsitek di negara ini.


Seminar dan Workshop bertemakan “Green Urbanism: Mewujudkan Kota Berkelanjutan Melalui Inovasi Ruang Terbuka Hijau” ini menampilkan pembicara Prof. Ir. Antony Sihombing, MPD., Ph.D dan Ar. Farrizky Astrawinata, IAI dan Moderator : Ar. Wendy Sudibyo, IAI
Dalam acara Green Architecture #18 dibahas tentang Manfaat dan Ragam Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH), seperti Kerangka Analitis Perancangan, Kendala dan Inovasi Merancang, Tematik Sebagai Identitas Area, Faktor Keselamatan dalam Desain, Pekembangan RTH dari Masa ke Masa, Konservasi dan Tradisi, Kritik terhadap Pendidikan Arsitektur, Green Urbanism dan Inovasi Desain, Manfaat dan Ragam Taman, dan Kerangka Analitis Perancangan.
Selain itu dibahas pula Mewujudkan Kota Berkelanjutan, Green Urbanism, Compact City, Solusi Rumah Sehat, Faktor Keselamatan dalam Desain dan Perancangan Rumah Hijau.
Para mahasiswa mengatakan mendukung perayaan ini dan merasa acara ini sangat berguna bagi mereka,dan menjadi bekal nantinya ketika terjun kedunia pekerjaan yang nyata.


Demikian juga menurut para dosen yang hadir di acara ini, seperti yang dikatakan oleh Iskandar Diah, dan Karya Subagia dari Universitas Budi Luhur.
Menurut mereka, Seminar dan Workshop ini telah diikuti beberapa kali oleh mereka untuk meningkatkan dibidang keilmuan dalam rangka untuk menerapkan dan bertukar ilmu yang didapat. Hal ini diharapkan para mahasiswa berprestasi serta berkolaborasi dalam bekerja sebagai arsitek secara tim
Ditambahkan, Selama ini seminar selalu merencanakan bangunan saja, tetapi saat ini ditambahkan merencanakan ruang terbuka hijau, hal ini menambah wawasan, baik itu untuk dosen maupun mahasiswa.
Grace Putri Dianty, ST., M.Ars, Kaprodi Arsitektur UKI mengatakan, Seminar dan Workshop Green Architecture ini merupakan acara tahunan dari UKI yang tahun ini memasuki tahun ke-18. Ini salah satu bukti kita yang konsen terhadap Green Architecture dan mengimplementasikannya dari visi. Diharapkan dari seminar ini akan timbul ide dan berkomunikasi yang diharapkan akan tetap berlanjut setiap tahunnya. Dan para mahasiswa dapat memetik pelajaran berharga.
Harapannya kegiatan ini selain menjadi kerjasama, kegiatannya bisa berlangsung menererus, dan natinya tidak saja diselenggarakan di UKI, bisa juga di Universitas lainnya.

Seminar dan Workshop ditutup dengan berbagai program. Salah satu program yang menarik adalah diadakan semacam kompetisi karya Mahasiswa.
Perhelatan ini didukung oleh , salah satu program baru dari majalah Asrinesia. Dalam hal ini, Penggagas Spotlight Priandono mengatakan, “Kita akan mengusung topik topik yang menjadi sorotan dunia perancangan dan akan menyampaikannya ke media media yang yang banyak di akses generasi sekarang seperti internet, web, dan media lainnya.


“Isu terbaru dari dunia perancangan ini bisa segera tersampaikan kepada pembaca dan pemerhati secepatnya,” tutup Priandono.
#Ftuki #universitaskristenindonesia #greenarchitecture #arsitekturindonesia #GreenUrbanism #GreenArchitecture18 #UKIArchitecture






















