Asrinesia.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk dan PT ASIX Indonesia Cerdas, entitas anak dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), secara resmi menjalin kerja sama strategis di bidang inovasi teknologi, riset dan pengembangan kecerdasan buatan (AI) serta robotik di BSD City.
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Irawan Harahap (CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land) dan Andrie Tjioe (CEO & Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas) di ASIX AI Joint Lab yang berada di ITB Innovation Park, Bandung (11 Mei 2026).
Irawan Harahap menyatakan, Kolaborasi ini menandai langkah nyata transformasi BSD City sebagai kawasan township masa depan yang tidak hanya unggul dalam infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi episentrum inovasi teknologi di Indonesia.
Baca juga : FLOII Expo 2026 Resmi Diluncurkan
Melalui kerja sama ini, BSD City membuka pintu lebih lebar bagi para inovator, peneliti, dan pelaku industri teknologi untuk bersama-sama membangun ekosistem teknologi berkelanjutan.

”Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan ASIX dalam menghadirkan kapabilitas AI dan Robotik kelas dunia ke Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk menjadikan BSD City sebagai pusat riset dan kecerdasan buatan (AI) melalui inisiatif baru kami, yaitu mBrace (Make BSD Research and AI Center of Excellence). Semoga inisiatif ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” Ujar Irawan Harahap.
Melalui MoU ini, kedua pihak menyepakati sejumlah inisiatif strategis, termasuk pengembangan pusat Research & Development (R&D) oleh PT ASIX Indonesia Cerdas yang merupakan joint laboratory antara China Mobile dan Sinar Mas. Pusat R&D ini akan menjadi laboratorium inovasi dan inkubator teknologi, pelaksanaan program Proof of Concept (POC) untuk menguji solusi sebelum diimplementasikan secara luas, penyelenggaraan product showcase serta pembangunan Akademi AI dan Robotik.
Baca juga : INPP: Menumbuhkan Kawasan dengan Produknya
Andrie Tjioe menambahkan, “Kami sangat antusias dengan kolaborasi ini. Bagi kami, BSD City bukan sekadar lokasi fisik, tapi sekaligus mitra ekosistem yang tepat untuk mewujudkan visi ASIX dalam mengembangkan pusat R&D, mendirikan Akademi AI serta Robotik, yang akan menjadi wadah lahirnya generasi baru talenta digital Indonesia.”
Lebih lanjut, ”Kami membawa keunggulan teknologi dari ekosistem China Mobile yang telah terbukti secara global, dikombinasikan dengan pemahaman mendalam tentang lanskap industri Indonesia melalui Sinar Mas.”
”Sebagai salah satu implementasi awal yang konkret, kami menghadirkan Robot K9 ASIX untuk mendukung sistem keamanan di kawasan Biomedical Campus, BSD City. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa solusi robotik yang dikembangkan ASIX tidak hanya bersifat konseptual, melainkan siap diimplementasikan langsung untuk memenuhi kebutuhan operasional kawasan modern,” ujar Andrie Tjioe.
Baca juga : MR.D.I.Y. Indonesia Tembus 1.300 Toko
Mewakili PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), Marlo Budiman, CEO PT DSST Mas Gemilang, pilar bisnis DSSA di sektor infrastruktur digital, menyatakan, Pembentukan pusat riset ini menjadi implementasi nyata dari strategi diversifikasi perusahaan menuju sektor teknologi masa depan.
Langkah strategis ASIX ini dirancang untuk menciptakan keselarasan strategis di seluruh lini bisnis, terutama dalam mengintegrasikan solusi kecerdasan buatan dengan aset infrastruktur digital yang sudah ada.
”Dengan memperkuat pilar teknologi ini, perusahaan berupaya membangun fondasi operasional yang lebih tangguh dan adaptif terhadap kebutuhan transformasi digital industri di masa depan,” tutur Marlo Budiman.
Berlokasi di D-HUB SEZ BSD City, Pusat Riset Inovasi Teknologi, Akademi Artificial Intelligence & Robotik ini terhubung dengan pusat komersial modern seperti The Breeze, Green Office Park, BSD CBD, AEON Mall BSD City, QBig, hingga ICE BSD.
Baca juga : Rayakan Usia Ke- 56 Tahun, Sharp Indonesia Adakan “Run for the Future”
Selain itu, kawasan ini juga dikelilingi fasilitas pendidikan internasional seperti Monash University, Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, dan Sinarmas World Academy. Sebagai kota mandiri seluas sekitar 6.000 hektare, BSD City terus berkembang menjadi integrated smart digital city yang menghadirkan ekosistem hunian, bisnis, pendidikan, teknologi, dan gaya hidup dalam satu kawasan terpadu.
Pengembangan kota ini didukung berbagai infrastruktur dan solusi berbasis teknologi seperti jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan dan monitoring kawasan berbasis digital, hingga pengembangan layanan kota berbasis data yang meningkatkan efisiensi mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.
Baca juga : Signify Menerangi Masa Depan Keberlanjutan
Melalui pengembangan infrastruktur digital, konektivitas berkecepatan tinggi, serta kolaborasi dengan berbagai perusahaan teknologi global, BSD City terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
D-HUB SEZ di BSD City terintegrasi dengan berbagai jaringan tol; Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A & 1B, Tol Jakarta – Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta – Kunciran – Serpong – Cinere – Cimanggis – Cibitung – Cilincing), Tol Japek dan Tol Jagorawi. Mobilitas dari/ke D-HUB SEZ , BSD City juga didukung berbagai transportasi publik, mulai dari bus BSD Link, feeder bus BSD City, hingga KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di Kawasan Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake di Kawasan Hiera.






















