• Privacy Policy
  • Tentang Asrinesia
  • Hubungi Kami
Tuesday, 20 January 2026
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
asrinesia
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine
No Result
View All Result
asrinesia
No Result
View All Result
Home Berita
Industri Kreatif Untuk Masa Depan Indonesia

Industri Kreatif Untuk Masa Depan Indonesia

Redaksi Asrinesia by Redaksi Asrinesia
2 February 2018
in Berita
0
134
VIEWS
Share on Facebook

Yayasan Design+Art Indonesia kembali mempersembahkan festival seni dan desain, Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) 2017 yang bertema “MURNI?”.  Festival tahunan yang memasuki tahun ke-8 ini  didukungan oleh Artura Insanindo dan Badan Ekonomi Kreatif. Acara yang berlangsung di hotel Grand Kemang Jakarta,  akan berlangsung sampai 15 November 2017. Menampilkan berbagai karya menarik dan kolaborasi spesial dengan berbagai pelaku industri kreatif seperti filmmaker, desainer interior, aktor, dan fotografer.

Sebagai sebuah festival yang kreatif, lCAD diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan lain, yang bertujuan untuk menginspirasi dan mendekatkan seni kepada publik. Selama gelaran, akan diadakan 3 konvensi tentang seni, desain dan film menampilkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri, antara lain: Hilmar Farid (Direktur Jenderal Kebudayaan) berkolaborasi dengan Koalisi Seni lndonesia, Antonio Pio Saracino (Arsitek italia), Amoury Poudray (Desainer Produk Perancis), dan Kurt Rieder (Executive VP Asia Pacific 20th Century Fox) bekerjasama dengan Motion Picture Association.

Instalasi Teater Mini kembali hadir dengan menyajikan film’ifilm Perancis, berkolaborasi dengan IFI Jakarta, dan film-film Finlandia, berkolaborasi dengan Embassy of Finland.

Menurut Harry Purwanto, selaku ketua Yayasan Design+Art Indonesia, di usia ke-8 ini, lCAD bukan hanya sebuah festival, tetapi telah menjelma sebagai sebuah platform, yang memuat unsur edukasi dan perniagaan. ICAD akan terus bergandeng erat dan bersinergi dengan para pelaku kreatif, bersama menyebarkan virus kreatif. Virus kreatif yang tumbuh dari hati, tumbuh dengan murni.

Melibatkan 50 seniman, desainer, dan para pelaku kreatif lainnya untuk membuat karya yang bersifat statement, fungsional, serta penampilan khusus. Karya-karya ini  tersebar di seluruh area publik hotel Grand Kemang Jakarta. Mereka adalah:

Abie Abdillah I Adi Indra Hadiwidjaja I Alit Ambara I Aloysius Baskoro Junianto I Alvin Tjirtowirjo / Amanda Mitsuri I Antonio S. Sinaga I Argya Dhyaksa / Artyan Trihandono I Ary Hardiwinata / Ary Indra I Ayang Kalake I Ayu Joddy & Rukmunal Hakim I Darbotz I Denny Priyatna I Dwi Wicaksono ] Eka Sofyan I Erwin Windu Pranata / Farid Stevy I Francis Surjaseputra / Gianni Fajri I Hendra HEHE I Indra Febriansyah & Miranti Ade/ia I Iwan Sastrawiguna [Julia Sarisetiati I Luth]? Hasan I Maria Indriasari I Mice Mirsad I Motulz I Noro Ardanto & Intan Pradina I Novemto Koma / Oky Rey Montha I Patricia Untario / Patrick Owen I Patriot Mukmin I Puri Ardini I Raditya Ardianto I Reza Afisina I Reza Rahadian I Sandy Karman I Syaiful Garibaldi I Teddy Soeriaatmadja I The Popo I Ucup Baik I Wakewadho / Wedhar Riyadi I Whatever Workshop I Yuli Prayitno I Zulfan Amrullah I

Di antara 50 seniman Indonesia yang berpartisipasi ada lima seniman yang diundang khusus pihak penyelenggara,  mereka adalah Darbotz, Gianni Fajri, Motulz, Reza Rahadian, dan Teddy Soeriaatmadja.

Reza Rahardian menampilkan karya “Ibu Pertiwi” karya pertamanya di sebuah pameran seni. “I love to paint tapi belum pernah bikin karya seni untuk eksibisi. Jadi ini yang pertama kalinya,” ujar Reza.

Sedangkan sutradara Teddy Soeriaatmadja yang untuk pertama kalinya membangun karya instalasi bertajuk A Place for Us to Dream. “Ini instalasi pertama saya yang ternyata lebih sulit dari jadi filmmaker,” kata Teddy. Karya yang dihadirkannya menampilkan simbol dari hubungan antar manusia.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf dalam sambutannya mengatakan BEKRAF hadir untuk selalu mendukung Indonesian Contemporary Art and Design. “ Seni rupa adalah hulu dari seni yang ada dan harus menjaga kemurniannya. Seni seni tersebut  juga harus memiliki nilai ekonomi. Saya berharap pameran ini akan menghasilkan yang terbaik bagi para senimannya”.

Tags: Umum
Share54Tweet34Share9Pin12SendShareShareShare1ShareShare
Redaksi Asrinesia

Redaksi Asrinesia

Tulisan Lainnya

Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi
Berita

Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi

20 January 2026
NEXTHOME by MODENA
Berita

NEXTHOME by MODENA

20 January 2026
Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN
Berita

Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN

19 January 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hunian Modern Masa Kini

8 March 2022
Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

Tirta Empul, Tempat Mensucikan Diri

2 February 2018

Nuansa Lokal Dalam Desain Hunian

16 February 2022

Harmoni Antar Ruang

13 February 2022
Inovasi Terbaru dari King Koil

King Koil Luncurkan Matras Berteknologi Tinggi

5
Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

Fortress Inovasi Pintu Baja Berdurabilitas Tinggi

4
PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

PT Summarecon Agung Tbk Kenalkan Kawasan Summarecon Tangerang

4
ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

ICAD by the Bay 2024, Pamerkan karya Seni yang Terkurasi

4
Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi

Pertamina Ajak Publik Bergerak Bersama dalam Transisi Energi

20 January 2026
NEXTHOME by MODENA

NEXTHOME by MODENA

20 January 2026
Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN

Refleksi Arsitek Peraih Nobel tentang Masa Depan ASEAN

19 January 2026
Wadah Kreativitas Tanpa Jarak

Wadah Kreativitas Tanpa Jarak

18 January 2026

Berita Terbaru

ICAD, “EARTH SOCIETY”

ICAD, “EARTH SOCIETY”

29 December 2025
Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

Zen Austerity: Ketenangan dalam Kompleksitas Rumah & Manusia Modern

12 December 2025
Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

Taman Tropis Bernuansa Alam Khas Ubud

19 November 2025
Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

Merayakan Alam Lewat Arsitektur Modern Natural

17 November 2025
Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

Jawaban dari Sebuah Dilema: Flow House, Clean and Elegant Modern House

6 November 2025
Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

Banggai dan Harapan Baru Pariwisata Timur Indonesia

3 November 2025

Stay Connected

  • 56.2k Followers
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest
asrinesia

ISSN : 9772599245001

Majalah Asrinesia adalah majalah inspiratif, inovatif dan kreatif yang membahas arsitektur, interior, taman, seni, budaya, lingkungan, dan pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Arsitektur
  • Berita
  • Interior
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Seni & Budaya
  • Sketsa
  • Taman
  • Umum

Beli Majalah Asrinesia

  • Beli di Tokopedia
ARCH:ID 2026

©2025 Asrinesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Pariwisata
  • Profil
  • Event
  • E-Magazine

©2025 Asrinesia