Asrinesia.com – IndoBuildTech memasuki babak baru. Setelah sukses menggelar rangkaian pameran sepanjang 2026, IndoBuildTech resmi meluncurkan IndoBuildTech Series 2027 dengan membawa konsep yang lebih luas, kolaboratif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat urban. Peluncuran IndoBuildTech Series 2027 berlangsung di The Westin Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Tahun depan, IndoBuildTech tidak hanya memperluas jangkauan penyelenggaraan ke sejumlah kota strategis, tetapi juga menghadirkan konsep baru IndoBuildTech Urban House yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati pameran.
Konsep Urban House dirancang sebagai ruang pengalaman yang mempertemukan produk, teknologi, arsitektur, interior, serta berbagai inspirasi hunian dalam satu kesatuan ruang. Pengunjung tidak hanya melihat produk yang dipamerkan, tetapi juga dapat merasakan bagaimana berbagai elemen tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui perpaduan arsitektur dan interior, Urban House mencoba menggambarkan kebutuhan hunian masa kini yang semakin beragam, mulai dari fungsi ruang, kenyamanan, hingga gaya hidup masyarakat perkotaan.

“IndoBuildTech 2027 bukan sekadar kelanjutan dari apa yang sudah kami lakukan. Kami ingin membawa IndoBuildTech lebih dekat kepada masyarakat, lebih relevan dengan perkembangan kota, serta semakin kuat dalam mempertemukan industri dengan para kreator dan profesional,” ujar Rafidi Iqra, Direktur PT Debindo International Trade and Exhibitions.
Dari Pameran Menuju Ekosistem Industri
Penyelenggaraan IndoBuildTech 2026 menjadi salah satu pijakan penting dalam pengembangan acara untuk tahun mendatang. Sepanjang 2026, IndoBuildTech mempertemukan berbagai pelaku industri, mulai dari brand, distributor, arsitek, desainer, developer, kontraktor, buyer, hingga masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap dunia bangunan, arsitektur, dan interior.
Pertemuan tersebut tidak hanya membuka peluang bisnis, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat perubahan kebutuhan pasar dan perkembangan industri di berbagai daerah.
Berangkat dari pengalaman tersebut, IndoBuildTech Series 2027 dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas. Jika sebelumnya pameran lebih banyak dikenal sebagai tempat bertemunya brand dan buyer, ke depan IndoBuildTech ingin memperkuat perannya sebagai ekosistem yang menghubungkan bisnis, pengetahuan, desain, arsitektur, interior, dan komunitas.
Lima Kota, Lima Karakter
Pada 2027, IndoBuildTech Series akan hadir dalam lima penyelenggaraan di lima kota dan lokasi strategis. Masing-masing penyelenggaraan tetap menjadi bagian dari satu rangkaian, namun akan disesuaikan dengan karakter pasar dan komunitas industri di setiap daerah.
Jadwal IndoBuildTech Series 2027 meliputi:
- 7–16 Mei 2027 — Senayan City, Jakarta
- 7–11 Juli 2027 — ICE BSD City, Tangerang
- 16–19 September 2027 — Surabaya
- 14–17 Oktober 2027 — Bandung
- 11–14 November 2027 — NICE, PIK 2
Kehadiran di lima kota ini membuka kesempatan lebih luas bagi brand, distributor, arsitek, desainer, developer, kontraktor, dan profesional untuk bertemu dengan pasar di berbagai wilayah Indonesia.
Pendekatan tersebut juga membuat setiap penyelenggaraan memiliki karakter tersendiri. Dengan begitu, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengalaman pameran yang sama di setiap kota, tetapi juga dapat melihat bagaimana perkembangan industri bangunan, arsitektur, dan interior berinteraksi dengan kebutuhan serta karakter masyarakat setempat.
Membuka Ruang Lebih Besar bagi Arsitek Indonesia
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam IndoBuildTech Series 2027 adalah penguatan kolaborasi dengan arsitek dan pelaku kreatif Indonesia.
IndoBuildTech akan melibatkan lebih banyak arsitek, interior designer, developer, akademisi, komunitas, serta creative practitioners untuk menghadirkan berbagai perspektif mengenai masa depan ruang dan kota di Indonesia.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui sejumlah program, salah satunya NAIFEST. Program tersebut menghadirkan instalasi arsitektur yang menampilkan karya dan eksplorasi arsitek Indonesia. Melalui instalasi ini, gagasan arsitektur tidak hanya ditampilkan dalam bentuk gambar atau konsep, tetapi diterjemahkan menjadi karya yang dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh pengunjung.
Ada pula Inception, yang menghadirkan maket dan poster berbagai proyek karya arsitek Indonesia. Program ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat lebih dekat proses kreatif, gagasan, serta pendekatan desain yang melatarbelakangi sebuah proyek arsitektur.
Sementara itu, Archilab akan menjadi ruang pertukaran pengetahuan melalui seminar, talkshow, dan forum diskusi. Para arsitek, interior designer, serta pelaku industri dapat berbagi pengalaman sekaligus membahas berbagai perkembangan yang memengaruhi masa depan arsitektur, interior, dan ruang urban Indonesia.
Rangkaian kegiatan tersebut nantinya juga dilengkapi dengan malam penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya, kontribusi, dan inovasi para pelaku industri arsitektur dan interior di Tanah Air.






















