Asrinesia.com – Jawa Timur terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Indonesia. Perkembangan kawasan, properti, serta infrastruktur di wilayah ini turut mendorong kebutuhan terhadap material, teknologi, dan solusi baru di bidang arsitektur, desain interior, dan konstruksi.
Melihat potensi tersebut, IndoBuildTech Surabaya 2026 hadir di Grand City Convex Surabaya pada 17–20 September 2026. Setelah sebelumnya menyelenggarakan rangkaian pameran di sejumlah kota, kehadiran IndoBuildTech di Surabaya menjadi bagian dari upaya memperluas konektivitas industri sekaligus mempertemukan berbagai pelaku sektor building material, arsitektur, interior, dan konstruksi.
Pameran ini tidak hanya menjadi tempat untuk melihat produk terbaru, tetapi juga ruang bertemunya kebutuhan industri dengan inovasi. Arsitek, desainer interior, kontraktor, konsultan, pemilik bangunan, hingga building management dapat mengeksplorasi berbagai material dan solusi yang relevan dengan kebutuhan proyek mereka.

Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra, mengatakan penyelenggaraan IndoBuildTech Surabaya 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan industri di Indonesia.
“Kami berharap IndoBuildTech dapat menjadi salah satu platform business connectivity di Jawa Timur, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian dan industri,” ujarnya.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, juga menilai Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi basis pengembangan ekosistem arsitektur, desain interior, dan konstruksi. Pertumbuhan infrastruktur dan aktivitas ekonomi di wilayah ini membuka peluang bagi semakin luasnya kolaborasi antara industri, teknologi, dan sumber daya lokal.
Kehadiran IndoBuildTech di Surabaya pun diharapkan dapat membangun ekosistem konstruksi yang semakin inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Mempertemukan Brand dan Kebutuhan Proyek
Salah satu daya tarik IndoBuildTech Surabaya 2026 adalah kehadiran berbagai brand nasional yang membawa produk dan solusi untuk kebutuhan konstruksi maupun interior. Beberapa di antaranya adalah TACO, Dekkson, Frantinco, Lamitak, Fortress, Onna, Duma, dan Rooftop.
Produk yang ditampilkan mencakup beragam kategori, mulai dari flooring, roofing, dinding dan partisi, struktur pendukung interior maupun eksterior, pintu dan jendela, sanitari, sistem pemanas air, High Pressure Laminate (HPL), hingga material finishing dekoratif.
Keragaman tersebut membuat pameran ini tidak hanya relevan bagi proyek pembangunan baru, tetapi juga renovasi, pemugaran, pengembangan properti, dan berbagai kebutuhan infrastruktur.
Bagi para profesional, kehadiran banyak brand dalam satu lokasi juga memberikan kesempatan untuk membandingkan pilihan material, menggali informasi teknis, sekaligus memperluas jaringan dengan pelaku industri lainnya.
Archilab Jadi Ruang Berbagi Pengetahuan
IndoBuildTech Surabaya 2026 juga tidak hanya berfokus pada produk. Melalui Archilab, pameran menghadirkan ruang edukasi dan pertukaran gagasan yang mempertemukan arsitek, desainer, akademisi, mahasiswa, serta profesional industri.
Berbagai topik seputar arsitektur, desain, dan konstruksi dibahas melalui seminar, panel diskusi, workshop, hingga studi kasus. Program ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat perkembangan industri dari berbagai perspektif sekaligus memahami tantangan yang dihadapi sektor arsitektur dan konstruksi saat ini.
Selain Archilab, terdapat pula Inception yang memberikan ruang bagi biro arsitek untuk memperkenalkan profil, karya, dan pendekatan desain mereka. Program ini menjadi wadah untuk menunjukkan gagasan sekaligus membuka peluang koneksi dan kolaborasi baru.
Dengan menggabungkan pameran produk, edukasi, karya arsitektur, dan pertemuan antarpelaku industri, IndoBuildTech Surabaya 2026 memperlihatkan bahwa perkembangan sektor konstruksi tidak hanya ditentukan oleh material dan teknologi, tetapi juga oleh pengetahuan serta kolaborasi.
Penyelenggaraan di Surabaya diharapkan semakin memperkuat konektivitas industri di Jawa Timur dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional. Pada akhirnya, IndoBuildTech Surabaya 2026 menjadi ruang untuk melihat bagaimana inovasi, desain, material, dan kebutuhan pembangunan dapat bertemu dalam satu ekosistem yang terus berkembang.






















