Asrinesia.com – Kebutuhan masyarakat terhadap pendingin udara kini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mendinginkan ruangan. Efisiensi listrik, ketahanan perangkat, kemudahan perawatan, hingga kenyamanan penggunaan menjadi pertimbangan penting sebelum memilih AC.
Melihat kebutuhan tersebut, Midea Electronics Indonesia menghadirkan Midea AC Celest Inverter, pendingin udara yang memadukan teknologi kecerdasan buatan (AI), efisiensi energi, perlindungan perangkat, serta kemudahan perawatan.
Salah satu teknologi yang menjadi andalan Celest adalah AI Ecomaster, yang dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus menjaga kenyamanan suhu ruangan. Teknologi ini memiliki presisi pengaturan suhu hingga 0,3°C dan diklaim mampu menghemat energi hingga 30 persen dibandingkan mode standar.
“Bagi Midea, teknologi yang baik adalah teknologi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh konsumen. Melalui Celest, kami menghadirkan AC dengan teknologi AI yang membantu menciptakan kenyamanan secara lebih efisien, sekaligus memberikan ketahanan dan kemudahan perawatan,” ujar Head of Product Management Midea Electronics Indonesia, Hendry Wijaya.
Celest tersedia dalam pilihan kapasitas mulai dari 0,5 PK hingga 2,5 PK, sehingga dapat digunakan untuk berbagai ukuran dan kebutuhan ruangan.

Empat Teknologi untuk Kenyamanan dan Perawatan
Selain AI Ecomaster, Midea Celest Inverter dilengkapi tiga teknologi pendukung, yakni CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean.
CoolFlash dirancang untuk mempercepat proses pendinginan ketika ruangan membutuhkan penurunan suhu dalam waktu singkat. Teknologi ini tetap dapat bekerja ketika suhu lingkungan luar mencapai 55°C.
Sementara itu, PrimeGuard memberikan perlindungan tambahan untuk meningkatkan ketahanan perangkat. Sistem ini menggunakan tabung tembaga TU1 yang tahan korosi, lapisan pelindung dengan ketahanan yang diklaim 12,5 kali lebih kuat dibandingkan Blue Coated Fins, serta PCB yang dapat beroperasi pada rentang tegangan lebih luas.
Dari sisi perawatan, Celest mengandalkan I-Clean. Fitur ini memungkinkan unit indoor melakukan proses pembersihan secara otomatis melalui dedusting dan pembekuan evaporator hingga -10°C untuk membantu mengangkat debu dan kotoran. Dengan begitu, kebersihan unit dapat lebih mudah dijaga di sela perawatan rutin.
Product Manager Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia, Windi Ario Wicaksono, mengatakan keempat teknologi tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen secara lebih menyeluruh.
“Celest kami kembangkan dengan melihat kebutuhan konsumen dari berbagai sisi, mulai dari bagaimana AC dapat mendinginkan ruangan dengan cepat, menggunakan listrik secara efisien, memiliki perlindungan yang baik, hingga mudah dirawat,” kata Windi.

Didukung Layanan Purnajual
Selain menghadirkan teknologi pada produk, Midea juga menempatkan layanan purnajual sebagai bagian dari pengalaman konsumen. Upaya tersebut turut mendapat pengakuan melalui Service Quality Award 2026 untuk kategori Layanan Purna Jual Pendingin Ruangan (AC).
Midea menyebut penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan bagi konsumen di Indonesia. Penguatan jaringan service center dan kompetensi tim menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk menjaga kualitas layanan setelah produk digunakan.
Dengan kombinasi teknologi AI Ecomaster, pendinginan cepat, perlindungan perangkat, sistem pembersihan otomatis, serta dukungan layanan purnajual, Midea Celest Inverter ditujukan sebagai solusi pendingin udara yang tidak hanya mengutamakan kesejukan, tetapi juga efisiensi dan kepraktisan penggunaan sehari-hari.
Diproduksi di Indonesia, Celest menjadi salah satu upaya Midea menghadirkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal, sekaligus memperkuat lini pendingin udara perusahaan di Indonesia.






















