Asrinesia.com – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Teknologi yang sebelumnya identik dengan ponsel, komputer, dan berbagai layanan digital mulai masuk ke ruang-ruang rumah, membantu pekerjaan menjadi lebih praktis sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih efisien.
Gambaran tersebut terlihat dalam gelaran IFA 2026 di Berlin. LG Electronics memperkenalkan tujuh inovasi perangkat rumah tangga yang memadukan teknologi AI, efisiensi energi, serta desain yang disesuaikan dengan kebutuhan hunian modern.
Kehadiran berbagai perangkat tersebut menunjukkan perubahan cara pandang terhadap peralatan rumah tangga. Perangkat tidak lagi sekadar menjalankan fungsi utamanya, tetapi mulai dirancang untuk mengenali pola penggunaan, menyesuaikan pengaturan, hingga memberikan pengalaman yang lebih personal.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kulkas LG SIGNATURE generasi terbaru. Perangkat ini mengintegrasikan teknologi Large Language Model (LLM), yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan kulkas menggunakan pendekatan percakapan yang lebih alami.

Melalui teknologi tersebut, pengguna dapat memperoleh informasi maupun panduan berkaitan dengan penyimpanan bahan makanan. Kulkas ini juga dilengkapi layar LCD 6,8 inci serta teknologi AI Fresh yang memantau perubahan suhu berdasarkan pola penggunaan.
Dengan sistem tersebut, pengaturan pendinginan tidak sepenuhnya bergantung pada input manual. Perangkat dapat menyesuaikan kondisi pendinginan berdasarkan aktivitas penggunaan sehingga membantu menjaga bahan makanan tetap tersimpan dalam kondisi yang sesuai.
Efisiensi Energi Jadi Perhatian
Selain kecerdasan buatan, efisiensi energi menjadi salah satu tema penting dalam inovasi LG di IFA 2026. Salah satunya terlihat pada mesin cuci terbaru yang dijadwalkan hadir di pasar Eropa tahun ini.
Perangkat tersebut dirancang menggunakan energi hingga 70 persen lebih rendah dibandingkan persyaratan minimum untuk kategori peringkat A di Eropa. Teknologi Direct Drive Motor dan Dual Inverter Heat Pump™ turut digunakan untuk mendukung proses pencucian sekaligus pengeringan.
Mesin ini juga dibekali fitur AI Wash dan AI Dry. Keduanya memungkinkan perangkat mengenali karakteristik kain kemudian menyesuaikan proses pencucian dan pengeringan. Bagi pengguna, teknologi tersebut dapat mengurangi kebutuhan menentukan pengaturan secara manual setiap kali mencuci.

Kebutuhan terhadap hunian dengan ruang terbatas juga mendapat perhatian. LG memperkenalkan WashTower™ berukuran 25 inci sebagai tambahan dari pilihan ukuran 24 inci dan 27 inci.
Konsep WashTower menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu bodi vertikal. Desain tersebut membuat perangkat lebih efisien dalam penggunaan ruang lantai, terutama bagi hunian modern yang memiliki area laundry terbatas.
Menurut LG, penjualan global WashTower telah melampaui 3,2 juta unit. Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perangkat laundry tidak hanya berkaitan dengan kapasitas dan kinerja, tetapi juga efisiensi ruang.
Teknologi Masuk ke Area Dapur
Transformasi perangkat rumah tangga juga terlihat di dapur. LG memperkenalkan kulkas Fit & Max French-Door yang mengutamakan fleksibilitas penyimpanan sekaligus tampilan yang menyatu dengan desain interior.
Kulkas tersebut mengusung konsep Zero Clearance yang memungkinkan perangkat ditempatkan lebih rata dengan kabinet. Sementara Full Convert Drawer memberikan keleluasaan untuk menggunakan ruang penyimpanan sebagai pendingin maupun pembeku sesuai kebutuhan.
Teknologi Dual FRESHConverter+ juga memungkinkan pengaturan suhu secara independen pada sejumlah kompartemen. Dengan demikian, bahan makanan berbeda dapat disimpan dalam kondisi yang lebih sesuai.
Untuk kebutuhan mencuci peralatan makan, LG menghadirkan dishwasher Fit & Max dengan fitur 1-Hour Wash & Dry. Sistem ini memungkinkan proses pencucian sekaligus pengeringan dilakukan dalam waktu sekitar satu jam.
Baca juga : LG Pamerkan Rumah Masa Depan Berbasis AI di IFA 2026
Teknologi QuadWash™ Pro menggunakan mikrogelembung untuk membantu deterjen menjangkau permukaan peralatan makan. Sementara Hybrid Air Dry dirancang mempercepat proses pengeringan dengan konsumsi energi yang lebih rendah.
Dishwasher tersebut turut dibekali AI SenseClean™ yang dapat mendeteksi tingkat kekotoran dan menyesuaikan sejumlah parameter pencucian, termasuk suhu air dan durasi siklus.
AI untuk Rutinitas Personal
Penerapan teknologi LG tidak berhenti pada pekerjaan rumah tangga. Perusahaan juga memperluas inovasinya ke kategori personal care melalui LG AirDew Hair Dryer.
Produk ini merupakan pengering rambut pertama LG dan menggunakan teknologi Triple Airfluidics™. Sistem tersebut menghasilkan aliran udara berkecepatan tinggi untuk membantu mempercepat proses pengeringan tanpa terlalu mengandalkan panas berlebih.
Desain ringan dan ergonomis turut menjadi perhatian sehingga perangkat dapat digunakan dengan lebih nyaman dalam rutinitas sehari-hari.
Baca juga : Depo Bangunan Resmi Hadir di Palembang, Belanja Kebutuhan Rumah Kini Makin Lengkap
Sementara itu, untuk area dapur, LG memperkenalkan generasi terbaru LG SIGNATURE Downdraft Hood. Penghisap asap ini dilengkapi sensor gerakan yang memungkinkan pengguna mengatur daya hisap melalui gerakan tangan tanpa perlu menyentuh panel kontrol.
Sistem aliran udaranya dirancang untuk membantu mengurangi asap dan aroma masakan dengan tingkat kebisingan yang rendah. Bentuk kaca minimalis juga membuat perangkat lebih mudah berpadu dengan desain dapur modern, termasuk hunian dengan konsep ruang terbuka.
Membentuk Rumah yang Lebih Cerdas
Tujuh inovasi yang diperkenalkan LG di IFA 2026 memberikan gambaran mengenai arah perkembangan perangkat rumah tangga. AI tidak lagi ditempatkan sebagai teknologi yang berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari perangkat yang digunakan masyarakat setiap hari.
Baca juga : 23 Tahun JBS Perkasa, FORTRESS Tancapkan Komitmen Perkuat Industri Pintu Baja Dalam Negeri
Kulkas dapat menyesuaikan kebutuhan penyimpanan, mesin cuci mengenali karakteristik pakaian, dishwasher membaca tingkat kekotoran, sementara perangkat dapur dan personal care dirancang untuk mengurangi pekerjaan manual.
Pada saat yang sama, efisiensi energi dan penggunaan ruang menjadi pertimbangan yang semakin penting. Perpaduan tersebut menunjukkan bahwa rumah masa depan bukan hanya tentang perangkat yang semakin canggih, tetapi juga bagaimana teknologi dapat bekerja lebih sederhana, hemat sumber daya, dan relevan dengan kebutuhan penggunanya.
Melalui inovasi di IFA 2026, LG memperlihatkan bahwa konsep AI Home perlahan bergerak dari sekadar gagasan menuju pengalaman yang semakin nyata. Teknologi hadir bukan untuk menggantikan aktivitas manusia, melainkan membantu membuat rutinitas sehari-hari menjadi lebih mudah, efisien, dan nyaman.






















